Kolaborasi Ciptakan Ekosistem Logistik Nasional

Kolaborasi Ciptakan Ekosistem Logistik Nasional

Oleh Tim Humas LNSW

Terciptanya ekosistem logistik nasional yang baik merupakan harapan semua pihak, tidak hanya pemerintah namun juga pelaku usaha dan masyarakat secara umum. Semangat untuk bersama-sama membangun ekosistem logistik nasional itu pun tercermin dalam acara webinar bertajuk “Mewujudkan Logistik yang Efisien dan Kompetitif” yang diadakan Gateway Container Line, Rabu (15/7) ini.

 

Menghadirkan Direktur Penjaminan Mutu LNSW Ircham Habib, Direktur Informasi Kepabeanan dan Cukai (IKC) DJBC Agus Sudarmadi, dan Ketua Umum Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia Yukki Nugrahawan H sebagai pembicara, webinar yang dipandu Komisaris PT Gateway Container Line Subagiyo tersebut, menyajikan informasi yang komprehensif mengenai penataan ekosistem logistik di Indonesia. 

 

Diperlukan kolaborasi pemerintah dan swasta untuk meningkatkan performa logistik nasional yang kendati pada umumnya mengalami perkembangan yang cukup positif tapi masih tertinggal dari banyak negara lain. Menurut survei Logistics Performance Index (LPI), peringkat Indonesia meningkat dari 63 pada tahun 2016 menjadi peringkat 46 pada 2018, namun masih berada di bawah Thailand (32), Vietnam (39), dan Malaysia (41) pada tahun 2018. Di ASEAN, rangking Indonesia mengalami penurunan, dari sebelumnya peringkat 4 pada 2016 menjadi rangking 5 pada 2018. 

 

Biaya logistik di Indonesia tinggi, yakni 24% PDB atau setara dengan Rp3.560 triliun. Biaya transportasi menyumbang komponen terbesar dan transportasi yang tidak dapat diandalkan membuat biaya inventori ikut meningkat.

 

Kondisi-kondisi itulah yang antara lain melatarbelakangi hadirnya Inpres tentang Penataan Ekosistem Logistik Nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja logistik nasional, memperbaiki iklim investasi dan meningkatkan daya saing perekonomian nasional. Adapun ruang lingkup Sistem INSW dalam ekosistem logistik nasional adalah sebagai kolabolator antara business to business, business to government, dan government to government.

 

Kolaborasi semua pihak diharapkan dapat mewujudkan kegiatan perdagangan yang efisien, transparan, dan konsisten melalui platform digital. Penting dicatat, penataaan ekosistem logistik nasional bukanlah upaya untuk menciptakan sistem baru untuk menggantikan sistem yang sudah ada sekarang ini. Pendekatan ekosistem logistik nasional menekankan pentingnya adalah kolaborasi, kerja sama, menumbuh kembangkan sistem yang sudah ada, baik pemerintah maupun swasta.