Terus Kejar Ilmu, Negara Jamin Pendidikan untuk Semua yang Bersungguh-Sungguh

Terus Kejar Ilmu, Negara Jamin Pendidikan untuk Semua yang Bersungguh-Sungguh

Oleh Tim Humas LNSW

Setelah tingginya animo atas kegiatan Sharing Session Inspirasi Bakti untuk Negeri sebelumnya, Lembaga National Single Window Kementerian Keuangan kembali menggelar Sharing Session Inspirasi Bakti Untuk Negeri Bagian 2, pada Kamis 15 Oktober 2020. Acara yang berlangsung secara online dan dibuka langsung oleh Kepala LNSW M.Agus Rofiudinitu menghadirkan Kepala BPPK Kementerian Keuangan Rionald Silaban selaku keynote speaker.

 

Kali ini, guna memacu semangat kaum muda untuk terus berkontribusi melalui pendidikan, inovasi, serta semangat juang untuk memajukan komunitas, sharing session melibatkan tiga anak muda bangsa, Fachry Rozy Oemar Kepala Seksi Perancangan Sistem LNSW (PNS LNSW Kemenkeu, Alumnus Carnegie Mellon University, USA), Muhamad Beni Saputra (LPDP Awardee, S2 The Manchester University, S3 The Australian National University, dan dosen tetap non-PNS di UIN Jambi), serta Andi Hakim (LPDP Awardee, founder/ketua Jejak Seribu). Meskipun memiliki latar belakang pendidikan dan pekerjaan yang berbeda, mereka memiliki satu tujuan yang sama yaitu Berbakti Untuk Negeri.

 

Inspiratif sekali acara tersebut. Jalan hidup para pembicara yang dihadirkan, membuktikan kebenaran kata-kata Kepala BPPK bahwa, “Saat ini kesempatan terbuka luas bagi mereka yang bersungguh-sungguh.”

 

Fachry memiliki ayah yang mendorongnya untuk mengenyam pendidikan tinggi, minimal hingga S2, agar mendorong adiknya untuk mengejar pendidikan lebih tinggi lagi. Menyadari mahalnya biaya untuk S2, dia pun berusaha mendapatkan beasiswa. M. Beni Saputra bahkan ketika SMA sempat tidak lulus Ujian Nasional dan menimbulkan kekecewaan bagi keluarga, namun berhasil bangkit hingga menjadi peraih beasiswa LPDP. Lalu ada Andi Hakim, anak seorang nelayan asal Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, yang mengejar beasiswa dengan harapan membuka jalan kesuksesan, lantas kembali ke daerah asalnya dan membangun komunitas yang membagi semangat literasi dan edukasi.  

 

Pengalaman mereka menjadi buktibahwa usaha tidak akan mengkhianati hasil. Apalagi saat ini ada banyak kesempatan meraih beasiswa, negara juga hadir mendukung anak negeri mengenyam pendidikan tinggi lalu mengabdi kepada Negeri.

 

Sudah kurang lebih 8 tahun LPDP berdiri, membuktikan komitmen pemerintah dengan menyisihkan dana dari APBN dan dialokasikan untuk kepentingan pendidikan yaitu untuk pembiayaan Beasiswa dan pembiayaan riset. Sampai saat ini, tidak kurang dari 25.326 penerima Beasiswa telah diseleksi LPDP, 11.767 orang di antaranya telah menjadi alumni dan berkontribusi untuk Indonesia di berbagai lini.

 

LNSW percaya, dengan semakin banyak yang menerima beasiswa untuk mengenyam pendidikan tinggi, akan semakin banyak yang mampu mengimplementasikan ilmu demi mewujudkan Indonesia Maju.